KETIKA SEBUAH PERTANYAAN YANG SELALU KUTANYAKAN TAK PERNAH KUTEMUI JAWABANNYA
aku mulai yakin dan bertanya apa makna dari semua ini?aku bosan,jenuh dan lelah bahkan kakiku sendiri jika bisa berucap mungkin dia akan bertanya apa yang kucari?seperti sebuah ujung yang tak pernah berakhir.aku bagai meludahi mulutku sendiri,kenapa?kenapa?itu selalu muncul dari benakku haruskah aku seperti ini terus menerus? mungkinkah ini jadi renungan panjang untukku dimana
ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan yang aku sendiri tak pernah menginginkannya
atau ini sebagai ujiannku agar aku semakin dewasa dan memaknai kehidupan ini entahlah?aku tak pernah tahu dan tak pernah ingin tahu biarlah ini menjadi sebuah kisah yang berakhir bahagia/sebaliknya yang pasti aku hanya ingin aku bisa melaluinya tanpa harus menyusahkan orang lain.ikuti saja mugkin ini akan jadi” STORY”yang bisa kamu jadikan”REFLECTION”untukmu agar kamu bisa lebih survive tanpa harus menjadi orang yang mudah menyerah dan pasrah pada sebuah kehidupan yang penuh misteri kamu takkan pernah tahu apa yang akan kamu alami esok nanti yang pasti setiap orang ingin akhir yang bahagia.tanpa kamu harus menjadi seorang yang” bodoh” yang dipermainkan kehidupan .ketika sebuah kenyataan buruk manusia berkeluh dan berharap semua ini takkan terjadi lagi tapi ketika manusia diberikan sesuatu yAng menyenangkan manusia lupa untuk bersyukur,adilkah manusia pada” TUHANNYA”,itu semua hanya nuranimu yang bisa menjawabnya karena mulut manusia adalah pendosa yang tak pernah sadar akan” dosa” itu sendiri,waktu yang terus bergulir harusnya dapat merubah dirimu karena dari kehidupan yang telah kamu telan kamu dapat menilai rasa yang diberikan kehidupan untukmu pahit/manis/hambar kamu sendiri yang merasakannya dan memahaminya ketika kamu sendiri tak pernah bisa memahaminya dan menggambarkannya tanyakan pada nuranimu dan ketika semua tak bisa menjawabnya dan mengartikannya pulanglah pada-NYA dia yang akan memberikan jawaban untukmu dan akan memberikan untukmu sesuatu yang berharga yang selama ini kamu belum pernah merasakannya.mungkin ini hanya sebuah tulisan yang tak berarti karena semua yang tahu hanya nuranimu sendiri .aku hanya ingin melepaskan setengah beban yang kurasa berat untuk kutanggung sendiri dan melepaskan penat yang menjerat leherku perlahan2 membunuh dan meracuni nuraniku .ketika masa itu datang menghampiriku ku hanya terdiam dan pasrah tanpa melakukan sesuatu yang seharusnya bisa kulakukan saat itu apa dayaku aku hanya manusia biasa yang menyerahkan semuanya kepada sang “KHALIK’ ketikaaku mulai nyaman pada semua ini kini aku harus menghadapi saat2 malam yang akan tidur dan pagi yang akan menari diujung luka tak perduli apa yang orang katakan dan teriakkan tentang kamu semua ini akan kamu lalui dengan akhir yang bahagia walaupun bukan untuk saat ini tapi kamu harus yakin dia akan datang dan memberikan yang terbaik untukmu walau itu bukan pilihan yang kau inginkan
by
Sarju (jepara boy’)
“hidup adalah perjuangan yang harus dilalui pahit manis “

0 komentar:
Catat Ulasan